Oleh-Oleh Khas Jogja

1. Bakpia Pathok
Bakpia ini berasal dari daerah Pathuk, Jogja. Bentuknya bulat kecil-kecil dengan bermacam-macam rasa. Pada awalnya, bakpia pathok berisi dan memiliki rasa kacang hijau. Namun, saat ini Anda dapat menemukan olahan makanan oleh-oleh khas Jogja ini dalam berbagai warna bakpia dan aneka rasa yang lezat.

1

Mencari makanan khas Jogja ini tidaklah sulit, Anda dapat pergi ke Jalan Glahahsari dan singgah ke Bakpia Kurnia Sari untuk membeli oleh-oleh Jogja yang terkenal ini. Bakpia Pathok ini tersedia dalam rasa kacang hijau, kumbu hitam, coklat, keju, susu, hingga kopi. Bakpia ini dijual dalam kisaran harga Rp 28 ribu hingga 38 ribu per kotak.
Jika Anda pernah menjajal kuliner Malang, maka Pia Mangkok di Malang memiliki kemiripan dengan Bakpia Pathok di Jogja.

2. Yangko
Oleh-oleh khas Jogja yang satu ini terbuat dari tepung ketan. Bentuknya persegi empat mungil. Makanan khas Kotagede di Jogja ini dapat Anda temukan dengan mudah, sebab hampir semua pusat oleh-oleh di Jogja menyediakan oleh-oleh Yangko ini.
Kue Yangko dibuat dari tepung ketan sebagai bahan utamanya. Saat dimakan, akan terasa lembut, sedikit kenyal di lidah, dan memiliki rasa yang manis.

2

Tempat terbaik menemukan Yangko adalah di kawasan Kotagede, sebab dari sinilah oleh-oleh Jogja dalam citarasa yang tulen ini bermula. Pergilah ke Jalan Pramuka, Anda dapat menjumpai Yangko Pak Prapto di sana.
Ada juga Yangko Bu Nining yang berlokasi di Jalan Menteri Supeno No. 118. Jika Anda tidak sempat main ke Kotagede, Anda juga dapat menemukan olahan makanan khas Jogja ini di Jln. Gajah Mada No. 29, Jogja. Kue Yangko dijual dalam harga yang variatif, berkisar Rp 8 ribu – 10 ribu per kotak.

3. Geplak
Geplak adalah makanan yang dibuat dari kelapa, gula, dan tepung beras atau tepung ketan. Makanan ringan ini adalah makanan khas Bantul, sebuah kabupaten di Jogja yang dijuluki pula sebagai Kota Geplak. Karakteristik makanan khas Jogja adalah memiliki rasa yang manis, demikian pula dengan Geplak. Cara terbaik menyantap Geplak adalah saat masih hangat.

3

Saat ini, Anda dapat menemukan oleh-oleh khas Jogja ini dalam berbagai warna, mulai dari durian, stroberi, hingga jeruk. Pada awalnya, Geplak dibuat menggunakan gula tebu dan memberi warna yang putih kelabu. Atau, jika menggunakan gula kelapa akan memberi warna Geplak yang kecoklatan. Oleh-oleh Jogja ini sangat mudah ditemukan di berbagai sentra penjualan oleh-oleh khas Jogja.
Di Bantul, Anda dapat menemukan Geplak pada sebuah toko yang adalah juga produsen bernama toko Geplak Jago. Lokasinya di Jln. Wachid Hasyim, Bantul. Di sepanjang jalan ini, ada juga toko Geplak Mbok Tumpuk. Pada umumnya, Geplak dijual dalam kisaran harga Rp 16 ribu per kg. Tetapi tentu saja harga akan bergerak naik di saat musim-musim libur atau Lebaran.

4. Kain Batik
Salah satu tempat mencari batik Jogja adalah di Pasar Beringharjo. Koleksi kain batik di pasar ini yang sangat lengkap, mulai dari kain untuk rok batik hingga kaos barongada. Pasar yang tak pernah sepi ini dihuni sekitar 7 ribu pedagang batik.

4

Posisi pasar yang terletak di ujung selatan Jalan Malioboro membuat Pasar Beringharjo menjadi tempat favorit untuk mendapatkan oleh-oleh khas Yogyakarta. Sejatinya tidak hanya batik, di pasar ini juga terdapat berbagai barang-barang menarik dan unik yang dapat Anda beli. Anda hanya perlu mengitarinya saja.
Jika Anda ingin membeli batik, Anda perlu kemampuan menawar harga untuk mendapatkan batik yang disukai dengan biaya terjangkau. Tetapi secara umum, harga batik yang ditawarkan di pasar ini cukup murah.

5. Kaos Dagadu
Dagadu merupakan brand kaos yang telah menjadi bagian identitas wisata Jogja. Saat ini, Anda dapat menjumpai kaos Dagadu di banyak tempat, baik itu di pasar dan emperan jalan.

5

Tetapi, gerai utama Dagadu dapat Anda temukan di Unit Gawat Dagadu (UGD) yang berlokasi di Jalan Pakuningratan (deket Tugu). Di sinilah tempat berbagai kaos dagadu dalam varian kreatif diciptakan dan menjadi bagian oleh-oleh khas Jogja yang menarik hati.

6. Cokelat Monggo
Ini adalah cokelat dari Jogja, diracik oleh seorang pria dari Belgia bernama Thiery Detournay. Coklat ini memiliki cita rasa yang tinggi dan unik, seperti laiknya cokelat khas Belgia. Cokelat Monggo tersedia dalam berbagai rasa yang lezat, mulai dari Dark, Praline, hingga Red Chili, dan Orange Pee. Seluruh varian produk Coklat Monggo ini dibuat dengan bahan baku biji coklat asli Indonesia.
Anda dapat pergi ke showroom & factory di mana cokelat ini diolah di daerah Kotagede, di sana tentu saja Anda dapat membelinya meski saat ini Cokelat Monggo mudah ditemukan di berbagai tempat oleh-oleh di Jogjakarta.

0 6

Saat ini, Cokelat Monggo telah berkembang dengan hampir 150 staf yang tersebar di berbagai kantor di Jogja, Jakarta, dan Surabaya. Meski demikian, produksi utama cokelat tetap berada di Kotagede Jogjakarta.
Produsen Tas Rajut Kaay’s

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

You might also likeclose