Spot Menarik Wisata Kotagede Yogyakarta

01

Kotagede Yogyakarta termasuk salah satu aset wisata Daerah Istimewa Yogyakarta yang melengkapi berbagai destinasi menarik lainnya, seperti Pantai Parangtritis, Pantai Baron, Malioboro, Goa Pindul, Kaliurang, dan sebagainya.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Yogyakarta adalah daerah yang kaya akan obyek wisata memikat di Indonesia, bahkan menjadi salah satu destinasi wisata favorit dalam daftar perjalanan wisatawan mancanegara di berbagai belahan dunia.
Karakter budaya lokal yang unik, adat istiadat yang kental, aneka kuliner bercitarasa tinggi, serta kerajinan tangan (handcraft) penduduk lokal yang menarik di Kotagede adalah sebagian dari ciri khas wisata Yogyakarta yang begitu akrab di kalangan para penikmat perjalanan.
Kotagede Yogyakarta dapat dikatakan sebagai sebuah tujuan wisata budaya dan begitu kental dengan unsur-unsur sejarah. Jika Anda menyukai atau ingin mengetahui banyak hal tentang kesejarahan, maka destinasi wisata Kotagede Jogja adalah pilihan tepat.
Kotagede yang sering dijuluki sebagai Kota Tua ini memiliki banyak bangunan tua yang menjadi saksi sejarah. Jika berkunjung ke Kotagede, Anda serasa berada dalam mesin waktu yang membawa kembali ke tahun 1700-an. Terdapat kurang lebih 170 bangunan kuno di sana yang dibangun dalam rentang waktu ratusan tahun, yakni tahun 1700 hingga 1930-an. Dari arsitektural bangunan yang berbeda-beda, Anda dapat menelusuri satu persatu kisah historis di balik berdirinya bangunan tersebut.

Peninggalan Sejarah Kotagede Yogyakarta
Pada zaman dahulu, Kotagede Yogyakarta merupakan sebuah ibukota kerajaaan Islam yang menguasai sebagian besar pulau Jawa, yakni Kerajaan Mataram. Pada masa pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo, perkembangan kerajaan Mataram begitu pesat. Namun, pada akhirnya kerajaan nan makmur ini mengalami permasalahan internal yang kemudian berujung pada perpecahan.
Pintu gerbang Masjid Agung Kotagede

0

Dalam perkembangannya, meski sudah tidak lagi sebagai ibukota kerajaan, Kotagede tetap ramai dengan jumlah penduduk yang semakin bertambah. Di masa modern saat ini, peninggalan sejarah masa kerajaan masih tetap terjaga utuh, beberapa di antaranya seperti Masjid Kotagede, Rumah Tradisonal dengan arsitektur Jawa yang khas, Kompleks Makam Pendiri Kerajaan, Reruntuhan Benteng, hingga Toponim perkampungan yang tetap menggunakan unsur tata kota layaknya zaman dulu.

Spot Menarik Wisata Kotagede Yogyakarta
1. Pasar Tradisional Kotagede
Inilah pasar tradisional tertua di Jogja. Pasar tradisional Kotagede Yogyakarta telah ada semenjak zaman kerajaan dan masih tetap aktif hingga sekarang. Setiap Legi (hari pada kalender Jawa), aktivitas jual beli begitu marak di pasar tradisional ini.Para penjual dan pembeli serta aneka ragam barang dagangan selalu memenuhi pasar Kotagede. Bangunan pasar ini memang telah mengalami beberapa kali renovasi, namun gaya arsitektural dan posisinya tidak berubah sama sekali.

1
Jika Anda ingin menelusuri kota bersejarah Kotagede, maka pasar tradisional ini adalah start awal yang sangat baik. Dari sini, selanjutnya Anda dapat pergi ke arah selatan dengan berjalan kaki menuju makam-makam pendiri kerajaan, reruntuhan Benteng Dalam, ataupun ke lokasi Beringin Kurung.

2. Kompleks Makam Raja-Raja Mataram
Sekitar 100 meter di arah selatan Pasar Tradisional Kotagede Yogyakarta, Anda akan melihat tembok kokoh menjulang tinggi yang menaungi makam raja dan tokoh-tokoh pendiri Kerajaan Mataram. Saat memasuki kompleks makam tersebut, terlihatlah gapura dengan karateristik arsitektur Hindu.

2

Masing-masing pada gapura tersebut terdapat pintu kokoh dan tebal yang terbuat dari kayu berhiaskan ukuran-ukiran indah. Penjaga kompleks yang disebut Abdi Dalem dan mengenakan busana adat Jawa, bertugas menjaga kompleks makam selama 24 jam penuh. Adapun raja-raja atau tokoh yang dimakamkan di kompleks pemakaman ini adalah Sultan Hadiwijaya, Ki Gede Pemanahan, serta keluarga Panembahan Senopati.

3. Masjid Agung Kotagede
Menelusuri fakta sejarah di Kotagede Jogja rasanya kurang jika belum singgah ke Masjid Agung Kotagede yang merupakan masjid paling tua di Yogyakarta. Letak Masjid Agung Kotagede ini masih terletak pada area yang sama dengan Makam Pendiri Kerajaan Mataram.

4

4. Rumah Tradisional
Tak jauh dari Kompleks Makam Pendiri Kerajaan, atau lebih tepatnya di seberang jalan depan kompleks makam, Anda dapat menyaksikan rumah tradisonal asli Jawa. Dan jika Anda berjalan sekitar 50 meter lagi ke arah selatan, telah menanti sebuah tembok gapura rendah dan berongga lengkap dengan plakat yang bertuliskan “Cagar Budaya”.

5

Jika Anda melewati gapura tembok tersebut, Anda akan dibuat takjub oleh bangunan rumah-rumah tradisional Kotagede yang masih terawat dengan baik. Hebatnya lagi, rumah-rumah tersebut masih tetap berfungsi sebagai rumah tinggal.

5. Reruntuhan Benteng
Reruntuhan benteng adalah salah satu spot yang wajib dikunjungi tatkala berwisata ke Kotagede Yogyakarta. Reruntuhan ini memiliki ukuran seluas 400 x 400 meter lengkap dengan parit yang ketika di zaman kerajaan dulu, digunakan sebagai benteng pertahanan keraton. Tembok benteng ini memiliki ketebalan 4 kaki yang berbuat dari bongkahan batu berukuran besar.

6

Produsen Tas Rajut Kaay’s

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

You might also likeclose