Pesawat T-50 jatuh 2 pilot tewas

2

Sebuah pesawat T-50 Golden Eagle milik TNI AU mengalami kecelakaan di udara dan jatuh saat melakukan atraksi dalam acara Gebyar Dirgantara di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta.

Dua pilot tewas dalam kejadian itu yakni Letkol Penerbang Marda Sarjono dan Kapten Penerbang Dwi Cahyadi (sebagai radar interceptor officer).

Letnan Kolonel Penerbang Marda Sarjono adalah komandan Skuadron Udara 15 TNI AU tempat T-50 Golden Eagle itu bernaung, beliau adalah lulusan Akabri tahun 1995,” katanya.

Sementara Mayor Penerbang Dwi Cahyadi merupakan perwira penerbang Skadron 15, lulusan Akabri Udara tahun 2002.

Gebyar Dirgantara adalah sebuah gelaran kedirgantaraan untuk merayakan HUT ke-70 Hari Penerbang TNI AU dengan menghadirkan semua jenis dan tipe pesawat terbang militer yang dimiliki TNI AU.

Masalah mulai muncul saat T-50 Golden Eagle hasil kerja bareng Korean Aeronautics Industry dengan Lockheed Martin, Amerika Serikat, itu dalam posisi “turun” untuk menuntaskan manuver loop-nya, alias membuat lingkaran vertikal besar di udara.

Manuver ini akan diakhiri dengan posisi terbang level (terbang sejajar dengan permukaan bumi).

Pesawat terbang militer itu tidak mampu mempertahankan “sikap terbang”-nya, berbelok-belok, untuk kemudian menghunjam daratan. Asap hitam lalu mengepul dari kejauhan.

Hal tersebut dibetulkan oleh saksi mata di lokasi. Menurut Kamaruddin, seorang saksi yang melihat jatuhnya pesawat dari Bandara Adi Sucipto, pesawat memang sedang melakukan manuver-manuver ekstrim sebelumnya

pesawat T-50 milik TNI AU jatuh saat melakukan akrobatik dan terbang rendah dalam Gebyar Dirgantara 20w5 di Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Minggu, pada pukul 09.53 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, penerbangan komersil dari dan ke Bandara Adisutjipto Yogyakarta sempat mengalami keterlambatan. Sedangkan rangkaian acara Gebyar Dirgantara 2015 dihentikan.

Salam Produsen Tas Rajut Kaay

No comments yet.

Tinggalkan Balasan

You might also likeclose